TALMUD & KEBENCIAN YAHUDI kepada KRISTEN

Seri Rekomendasi Buku***

Pandangan Yahudi terhadap Tuhan***

Samuel Ibn Yahya al-Maghribi mengatakan: Kelompok rabbi-rabbi Yahudi-mempunyai seni-seni kesesatan dan kerancuan yang tidak mungkin diterima akal sehat dan sangat berlawanan dengan hukum agama. Diantaranya, mereka tetap mengklaim bahwa diri mereka adalah anak-anak dan para kekasih Allah SWT dalam setiap shalat mereka. Dalam setiap shalat itu mereka berkata, ‘Engkau telah mengasihi kami wahai Tuhan. Engkau adalah Bapak dan Penyelamat kami, dan semua orang mengikuti jejak nabi-Mu. Sedangkan semua musuh jemaah-Mu telah ditenggelamkan oleh laut, dan bahkan tidak seorang pun dari mereka yang tersisa.”

Talmud , & Kebencian Ekstrim Yahudi kepada Kristen & Goim lain “Hendaklah tidak ada yang menyangka bahwa tindakan saya menyebarkan rahasia ini adalah sebuah usaha atas kedengkian saya terhadap orang-orang Yahudi, atau pun ingin mendapatkan suatu penghargaan dari pihak-pihak tertentu. Tapi justru sebaliknya, dimana saya berteriak demi mereka bersama ibarat teriakan Nabi Yeremia kepada orang-orang Israel: Dengarlah firman Tuhan wahai sekalian orang Jehuda yang masuk melalui semua pintu gerbang ini untuk sujud menyembah kepada Tuhan! Beginilah firman Tuhan Allah semesta alam kepada Israel, *Perbaikilah tingkah laku dan perbuatanmu …. ” (Lihat: Yeremia, 7:1-34)”

Tujuan tulisan ini adalah mengingatkan kepada generesi Kristen & Islam saat ini terhadap bahaya doktrin Talmud Yahudi yang sangat mengerikan. Apalagi Yahudi saat ini telah mengemas dan mencetak Talmudnya dalam kemasan & security yang sangat rapi, penuh dengan kode dan field-field yang dikosongkan ; mustahil bagi kita untuk dapat mengakses cetakan sebagaimana cetakan abad pertengahan.

Sesungguhnya Yahudi masa kini atau Israel kontemporer bukanlah ”Yahudi Musa”  maupun  “Yahudi Ya’qub”, melainkan “Yahudi Talmud.” Maksud kami, agama Yahudi yang ada sekarang telah terbangun secara total dan fundamental di atas sebuah kitab yang mereka sucikan sendiri, yang bernama Talmud. Dimulai dari abad I Masehi hingga terjadinya peristiwa Holocaust pada menjelang abad ke XX ; kebencian yang mendalam Yahudi terhadap orang-orang Kristen menyebabkan orang-orang Yahudi menganggap bahwa semua hal yang berbau Kristen adalah keji dan najis. Oleh karena itu, mereka menyebut gereja sebagai toma yang berarti tempat kotoran, dan ada juga nama lain yang disebut oleh para rabbi mereka dengan mirkhakh yang berarti kakus atau sumber najis. Orang-orang Kristen mereka namai dengan ghawi yang artinya adalah para penyembah berhala atau kaum munafik. Terhadap anak kecil Kristen mereka beri sebutan sikla yang berarti gumpalan darah. Sedangkan para pendeta Kristen mereka sebut dengan jalibis yang berarti para pemandu atau para korban berhala. Semua itu adalah merupakan doktrin kaum Yahudi yang mereka abadikan di dalam Kitab Suci utama mereka “Talmud”. Talmud yang paling otoritatif dalam kalangan Yahudi adalah Shulhan Arukh (Set Table) karya Joseph ben Ephraim Caro pada abad ke-16 M. Talmud inilah pangkal bala kesengsaraan Bangsa Yahudi dan banyak bangsa lainnya.

Pada hari perayaan kelahiran Yesus (yakni tanggal 25 Desember) orang-orang Yahudi tidak akan menyentuh kitab-kitab suci mereka melainkan hanya sibuk dengan bermain, membicarakan kehinaan Kristen, serta mencemoohkan Yesus dan Ibunya, Maria. Pada dua malam tersebut merekajuga sibuk membahas cara-cara menguras darah anak-anak Kristen, dan bergadang guna mengucapkan kata-kata kotor bagi para paus, pendeta, dan orang-orang suci dalam agama Kristen. Dua malam ini mereka dengan nama Malam Kebutaan.

Pena saya tidak mampu menggoreskan semua kata-kata kotor yang keluar dari mulut mereka pada dua malam tersebut, karena ia penuh dengan kekejian dan kehinaan yang telinga begal pun akan malas mendengarnya dan angin pun akan malas bertiup karenanya. Tapi, sekedar contoh saja saya sampaikan bahwa orang-orang Yahudi biasa mengajarkan kepada anak-anak mereka yang masih kecil untuk mengucapkan “sakis nadanisid bayadan nadi binikhi sharabrim ila yim (jadilah ini daerah haram tempat kotor untuk dua kotoran, dan tempat keji bagi orang-orang keji dan najis) jika melewati gereja. Dalam Talmud disebutkan: Seorang Yahudi yang melewati sebuah gereja harus mengucapkan “sakis nadanisid bayadan nadi binikhi sharabrimila yim. Jika ia terlupa mengucapkannya sedangkan ia baru beranjak sepuluh langkah atau kurang dan gereja itu, maka dia wajib mundur lagi ke belakang lalu mengucapkan kata-kata tersebut. Tapi jika perjalanannya sudah melebihi sepuluh langkah, maka dia tidak wajib untuk mundur kembali ke belakang dan tidak wajib juga mengucapkannya. Begitu juga, jika seorang Yahudi melihat orang·orang Kristen lewat dengan membawa mayst mereka ke gereja atau ke kuburan, maka ia harus mengucapkan “shalyum kash Jamurkharastazh'(pada hari ini saya melihat mayat orang munafik. semoga besok aku dapat melihat dua orang lagi seperti ini). Artinya, semoga orang-orang Kristen banyak yang mati setelah ini.

Kisah pembantaian dan pengurasan darah orang Kristen yang dilakukan oleh orang Yahudi setiap ada kesempatan , serta berbagai siksaan lainnya adalah sebuah tindakan super sadis yang benar-benar dikutuk oleh semua orang. Perhatikan ayat-ayat Talmud yang sumber aslinya penuh dengan kode-kode rahasia, yang diperoleh dari beberapa mantan Rabi yang telah bertobat , sbb :

Dalam Talmud : Kitab 6 Bab 8 Butir 9 disebutkan: “Sesungguhnya Talmud mewajibkan atas setiap orang Yahudi untuk melaknat orang-orang Kristen tiga kali dalam sehari, dan meminta kepada Allah agar membasmi mereka dan menghancurkan raja-raja serta para pemimpin mereka. Dan juga mewajibkan kepada orang-orang Yahudi untuk merampas harta kekayaan mereka dengan cara apa pun”

Tentang tafsiran dari teks di atas, pada halaman 297 jilid 3 dari buku karya rabbi terkenal yang bernama Farajis disebutkan: “Terhadap para penyembah berhala, janganlah kamu melakukan kebaikan ataupun kejahatan. Adapun terhadap orang-orang Kristen, hendaklah kamu kerahkan segala daya upayamu untuk menumpahkan darah mereka. Dan apabila seorang Yahudi menyaksikan orang Kristen di tepi sebuah jurang hendaklah ia lemparkan orang Kristen itu ke dasarnya.

(Kitab 2 Bab 9-Butir 6) “Sebabnya adalah karena semua kerajaan Kristen lebih najis dari semua kerajaan-kerajaan yang ada di dunia. Maka dari itu, boleh bagi orang Yahudi untuk berkhidmat kepada pemimpin kaum penyembah berhala, sedangkan terhadap pemimpin Kristen sama sekali tidak boleh dan bahkan itu merupakan sebuah kejahatan yang tidak  bisa diampuni”.

(Kitab 9 Bab1 Butir 9) “Dan gereja-gereja Kristen sama dengan rumah-rumah kesesatan dan biara-biara berhala yang wajib dihancurkan oleh orang Yahudi. Dan bahwa buku suci orang Kristen adalah sumber kesesatan dan cacat, dan wajib atas orang Yahudi untuk membakarnya walaupun padanya terdapat nama Allah.”

Seluruh kutipan di atas adalah sebagian kecil yang kami kutip dari Buku “Talmud , Kitab Hitam Yahudi yang Menggemparkan” Yang disusun oleh :Prof. DR. Muhammad Abdullah Asy-Syarqawi (Dosen Filsafat Islam dan Perbandingan Agama Fakultas Darul ‘Ulum, Univ. Cairo)

Secara Lengkap dapat anda simak DI SINI…

Berikan Komentar Anda

About Author:

www.akalsehatku.com