INILAH Jaminan Keselamatan PASTI, ala Saifuddin Ibrahim..(II)***

Saifuddin Ibrahim punya satu alasan lain kenapa ia harus meninggalkan Islam. Yaitu tentang “Jaminan Keselamatan Pasti” yang dijanjikan oleh Tuhan-baru nya Yesus. Jaminan keselamatan itu diperoleh melalui “Pengorbanan Tuhan” yang langsung turun ke Bumi sebagai tebusan untuk dosa-dosa manusia, termasuk dosa Saifuddin Ibrahim. Sebelum Saifuddin mendapat kepastian atas “keselamatan” akibat berkah dari “Kematian Yesus” itu sebaiknya Saifuddin memeriksa kembali Kitab Suci-nya tentang keselamatan pasti itu .

Saya menemukan 58 Ayat di Al-Kitab , terdiridari 47-Ayat di Perjanjian Baru dan 11-Ayat di Perjanjian Lama tentang “kepastian” versi Saifuddin ini. Sayangnya bunyi ayatnya sangat berbeda dengan apa yang di-ucapkan Saifuddin , Al-Kitab menulisnya bukan “kepastian” tapi justru “PENGHARAPAN”

II Korintus  1:10 Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,

Kisah Para Rasul  24:15 Aku menaruh pengharapan kepada Allah, sama seperti mereka juga, bahwa akan ada kebangkitan semua orang mati, baik orang-orang yang benar maupun orang-orang yang tidak benar.

Roma  5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Roma  5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Roma  8:24 Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

Roma  12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Roma  15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Roma  15:13 Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

I Korintus  9:10 Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.

I Korintus  15:19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

Mazmur 119:116 Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku.

Dari siapakah Saifuddin Ibrahim memperoleh informasi sepenting ini ? ; “Orang yang Percaya Pasti Diselamatkan” ,  58-Ayat di atas (tidak ditulis semuanya) apakah masih kurang cukup untuk menjelaskan tentang “Janji Keselamatan versi Al-Kitab ?” Ataukah makna“pengharapan” telah dijadikan sama dengan makna“kepastian” oleh Saifuddin ?***

Berikan Komentar Anda

About Author:

www.akalsehatku.com